
Pendahuluan
Konsep MBS
MBS berupa desentralisasi manajemen sumber-sumber daya ke tingkat sekolah:
1. Pengetahuan,
2. Teknologi,
3. Kewenangan (Power),
4. Bahan,
5. Orang,
6. Waktu,
7. Dan Keuangan.
Desentralisasi ini bersifat administratif: keputusan yang dibuat di tingkat sekolah harus dalam kerangka kebijakan nasional. Dengan demikian, sekolah masih harus akuntabel kepada Pemerintah atau pemerintah daerah, tidak hanya kepada masyarakat dan pememangku kepentingan lainnya dalam pendidikan.
Sistem Manusia - Mesin yang terpadu, untuk menghasilkan informasi untuk mendukung fungsi – fungsi operasi, manajemen dan pengambilan keputusan dalam suatu organisasi. Sistem ini menggunakan :
1. Perangkat Keras
2. Perangkat Lunak
3. Prosedur
4. Model – model analisa, perencanaan, pengendalian (pengawasan) dan pengambilan keputusan.
5. Basis Data
SIM BERBASIS SEKOLAH
Sistem Manusia - Mesin yang terpadu, untuk menghasilkan informasi & untuk mendukung fungsi2x operasi, manajemen dan pengambilan keputusan dalam pengelolaan sekolah serta dalam rangka desentralisasi pendidikan, yg ditandai oleh adanya kewenangan pengambilan keputusan yang lebih luas di tingkat sekolah, partisipasi masyarakat yg relatif tinggi, dalam kerangka kebijakan pendidikan nasional.
Peran & Tanggung Jawab Tim SI MBS
1. Memelihara dan memutakhirkan data sekolah dasar penyelenggara rintisan Program MBS, baik yang dikelola oleh UNICEF-UNESCO maupun oleh lembaga donor lainnya.
2. Memelihara dan memutakhirkan data para pelatih dalam program MBS;
3. Membentuk sistem informasi manajemen Sekretariat MBS;
4. Memelihara dan memutakhirkan isi website Sekretaiat MBS;
5. Melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan / program Sekretaiat MBS terkait dengan masalah data dan SIM MBS kepada Koordinator Program MBS.
Tujuan SIM MBS
Sistem Informasi Manajemen Sekolah ini akan dirancang sebagai alat pemrosesan data sekolah berupa perangkat lunak berbasiskan Intranet dan web untuk menunjang seluruh kegiatan sekolah yang mempunyai tujuan-tujuan sebagai berikut :
1. Tersedianya Informasi utk mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan bagi kepentingan sekolah ke depan
2. Tersedianya layanan informasi bagi komunitas sekolah seperti guru, siswa, staf, pimpinan, orang tua, alumni dan masyarakat pada umumnya
3. Memberikan nilai tambah bagi profil sekolah sehingga bisa meningkatkan daya saing yang lebih baik
Keunggulan yang diharapkan
1. Berbahasa Indonesia, hal ini untuk memudahkan pengguna dalam mengoperasionalkan SIM Sekolah ini
2. Jumlah pengguna tidak dibatasi, karena sistemnya menggunakan basis web sehingga siapa saja yang terhubung ke jaringan server SIM Sekolah bisa mengakses melalui browser
3. Memiliki fitur backup database secara manual dan otomatis, sehingga keamanan data bisa lebih terjamin
4. Pengaturan Menu yang user-friendly sesuai dengan hak akses masing-masing pengguna sehingga memberikan kemudahan dalam menggunakannya
5. Menghasilkan laporan-laporan yang berguna bagi pengambilan keputusan dan perencanaan, baik laporan bersifat khusus maupun umum
Tahap Pengembangan SIM MBS (Konsep)
1. Tahap Perencanaan: (1) dokumen perencanaan berupa proposal pengembangan atau Grand Design Pengembangan Sistem, (2) feasibility study
2. Tahap Analisis Sistem: (1) Dokumen user requirement, (2) dokumen product requirement
3. Tahap Perancangan Sistem: (1) Dokumen perancangan sistem; flowchart, data flow diagram
4. Tahap Implementasi: (1) Dokumen user acceptance test (bandingkan dengan user req)
5. Tahap Penggunaan: (1) Dokumen user manual
Sub Sistem (Komponen) dalam dalam MBS
1. Sistem Informasi Profil (Portal Sekolah) : yang nantinya akan berisi Profil Sekolah, Visi, Misi, Fasilitas, program-program, Berita/Artikel, kegiatan/agenda, informasi kesiswaan, forum, galeri foto, dan buku tamu.
2. Sistem Informasi Personalia : yang berisi Data Guru dan Staf untuk mengelola informasi penting tentang tenaga pengajar maupun staf yang terdaftar di sekolah, seperti biodata, pangkat, jabatan, alamat, status bekerja, jam kerja, riwayat pendidikan, riwayat karir, riwayat pelatihan, tingkat kehadiran, info gaji dan lain-lain
3. Sistem Informasi Sarana dan Prasarana : berisi mengenai Manajemen Aset sekolah mulai dari penomoran aset, lokasi aset, penggunaan aset dan jumlah aset
4. Sistem Informasi Keuangan : akan berisi data pembayaran biaya pendidikan siswa, seperti SPP, uang pembangunan, dan biaya-biaya lain. Data pembayaran tersebut akan ditampilkan dalam format laporan yang akan memudahkan pihak sekolah dalam melakukan pemeriksaan dan evaluasi, seperti :
a. Laporan siswa yang belum melakukan pembayaran
b. Laporan siswa yang sudah melakukan pembayaran
c. Laporan-laporan yang berkenaan dengan honor guru/karyawan
5. Sistem Informasi Siswa : akan berisi data Penerimaan Siswa Baru, Biodata siswa, Pengelolaan Kenaikan Kelas Siswa (manual maupun otomatis), Pengelolaan Kelulusan/Alumni, Pencetakan Kartu Siswa, dan Pengelolaan Kedisiplinan Siswa
6. Sistem Informasi Akademik : berisi Pengelolaan Kurikulum, Penjadwalan Satuan Pengajaran, Pengelolaan Nilai Akademik Siswa dan Laporan Hasil Studi Siswa, dan Presensi Siswa dalam kegiatan PBM
7. Sistem Informasi Perpustakaan : berisi Pengelolaan buku, Pengelolaan anggota, Transaksi peminjaman dan pengembalian buku, dan Manajemen Arsip Digital
8. Sistem E-Learning : berisi Proses pendidikan menggunakan sistem online maupun intranet bagi siswa dan guru berupa modul sekolah, tanya-jawab, kuis online, maupun tugas-tugas.
Tahap Pengembangan SIM MBS (Infrastruktur)
Software
OS (Win NT Server-XP-Vista-Linux, etc)
CAD (Programming Software)
Database Software
Package Software (Internet & Intranet)
Hardware à
Tidak ada komentar:
Posting Komentar